Aiptu Hendi Eko Hardianto yang meninggal dunia akibat kecelakaan truk Brimob yang mengangkutnya di Jalan Raya Desa Nogosari Jurang Menjing, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Kamis (6/9/2018) saat menjadi pasukan pengamanan rombongan Presiden Joko Widodo di Ponpes Ammanatul Ummah, Pacet, Mojokerto.

IM.com – Korban luka akibat kecelakaan tunggal truk Brimob Polda Jatim bernomor polisi 17536 X di Jalan Raya Desa Nogosari Jurang Menjing, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Kamis (6/9/2018), bertambah. Dari 26 personel Brimob yang ada di dalam tru itu, seorang meninggal dunia atas nama Aiptu Hendi Eko Hardianto, dua orang luka parah dan delapan luka ringan.

Aiptu Hendi Eko (43) meninggal dunia setelah sempat mendapat pertolongan di RS Sumber Glagah Pacet dan dievakuasi ke RS Bhayangkara Surabaya. Sedangkan korban luka parah, selain dua anggota Brimob Aiptu.  Hari Santoso dan Bripka Agus Sujarwanto, ada juga warga sipil, Kasan (53) asal Desa Nogosari, Kecamatan Pacet. Korban luka parah juga dirujuk ke RS Bhayangkara.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera menjelaskan, kronologi kecelakaan tersebut. Tragedi  itu berawal pada saat pergeseran pasukan dalam rangka sterilisasi lokasi di Desa Nogosari, Kecamatan Pacet yang tempatnya tak jauh dari lokasi kunjungan Presiden Joko Widodo di Ponpes Ammanatul Ummah, Desa Kembang Belor, Pacet.

Kendaraan truk angkut Brimob dari Den C Madiun melaju cukup kencang saat berada di turunan jalan Jurang Menjing dari arah selatan, Cembor, Trawas menuju ke Desa Nogosari. Naas, Barada Gilang Rando yang mengemudikan truk tak mampu mengedalikan kendaraannya yang oleng hingga menabrak mobil APV yang terpakir di pinggi jalan dan terguling.


“Sampai di TKP pada jalan menurun tajam dan menikung ke kiri truk hilang kendali, oleng ke kiri dan ke kanan. Setelah menabrak kendaraan APV, truk lantas terguling dan menimpa satu orang warga yang sedang memperbaiki rumah.” kata Barung.

Hingga kini penyebab pasti dari kecelakaan masih diselidiki. Dugaan kuat karena truk mengalami rem blong. (Baca: Truk Brimob Pengamanan Presiden Terguling, Enam Orang Terluka).

“Tidak ada unsur sengaja. Karena kemungkinan rem blong, saat melintasi jalan yang cukup tajam,” kata Barung..

Para korban saat ini masih menjalani perawatan medis. Khususnya dua korban yang mengalami luka parah.

Sementara untuk kondisi truk, kata dia, mengalami rusak berat, dengan kaca depan pecah. Kemudian sebuah mobil yang diparkir di pinggir jalan, juga rusak berat di bagian belakang, akibat tertabrak mobil Brimob Madiun. (im)

Berikut Daftar Korban Kecelakaan Truk Brimob:

  1. Aiptu Hendi Eko Hardianto (meninggal dunia).
  2. Aiptu Hari Santoso Jabatan Danton mengalami luka parah.
  3. Bribka Agus Sujarwanto mengalami luka parah.
  4. Bribka supriadi mengalami luka ringan.
  5. Brigadi. Bambang Wibisono mengalami luka ringan.
  6. Brigadir Muklis mengalami luka ringan.
  7. Briptu Dedy irwansha mengalami luka ringan.
  8. Barada Gil Rando Sopir luka ringan.
  9. Brigadir Bambang Sudarmanto mengalami luka ringan.
  10. Brigadir Winarko luka ringan.
  11. Brigadir Paras luka ringan.
  12. Sdr. Kasan usia 53 th warga Ds. Nogosari mengalami luka parah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here