Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama para relawan peduli lingkungan ketika membersihkan sampah popok di Sungai Kali Mas, pecahan Sungai Brantas yang mengalir ke Surabaya.

IM.com – Komitmen Gubernur Khofifah Indar Parawansa untuk menciptakan sungai yang bersih dari sampah popok tak main-main. Bukan hanya pembersihan, Pemerintah Provinsi Jatim juga akan memasang kamera pengintai CCTV di sejumlah titik sungai yang menjadi tempat favorit oknum untuk membuang diapers bekas.

Langkah pencegahan ini akan diawali dengan memasang tujuh buah CCTV di Sungai Kali Mas, pecahan dari aliran Sungai Brantas, di kawasan Karang Pilang. Kamera ini sengaja dipasang untuk mengintai oknum yang kerap membuang sampah popok ke sungai.

“Lima CCTV akan dipasang di atas Jembatan Karangpilang. Sisanya di bagian bawah jembatan,” Kepala Dinas Kominfo Jatim Ardo Sahak di Surabaya, Rabu (20/2/2019).

Ardo mengatakan, lima CCTV di atas jembatan itu untuk memantau masyarakat yang iseng-iseng membuang popok yang memang cukup parah. Lalu, CCTV di dua titik lainnya untuk memantau sampah yang ada di area itu. (Baca: Tanggulangi Sampah Popok, Khofifah Siapkan Bak Sampah di 99 Jembatan Brantas).


“Dipasang bertahap. Insya Allah semua selesai terpasang dua hari lagi. Saya tekankan harus terpasang mungkin besok sudah ada yang terpasang satu hingga dua unit,” ucapnya.

Sampah popok yang dibuang ke Sungai Brantas menuai sorotan sejumlah pihak. Aktivi s lingkungan, Ecoton dan Badan Evakuasi Popok (BEP) mendesak Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) juga Gubernur Jatim memberi perhatian lebih pada bahaya pencemaran sungai oleh limbah diapers ini. (Baca: Brantas Darurat Sampah Popok, Ecoton Mengadu ke Kementerian LHK dengan Enam Tuntutan Ini).  (tik/im)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here