Trio pucuk pimpinan Ketua DPD PDIP Jatim yang baru terpilih, Ketua Kusnadi (tengah), Sekretaris Sri Untari (kiri) dan Benhadara Wara Sundari Renny Pramana (kanan) mendapat tugas berat untuk memenuhi target menang 60 persen di Pilkada serentak 2020 di Jatim .

IM.com – Trio Kusnadi, Sri Untari dan Wara Sundari Renny Pramana tetap dipercaya mengendalikan roda politik DPD PDI Perjuangan Jatim periode 2019-2024. DPP PDIP menargetkan kemenangan 60 persen pada pilkada serentak 2020 di Jatim.

Untuk mencapai target itu, DPP menginstruksikan pengurus inti DPD PDIP Jatim yang baru terbentuk segera membangun struktur kepengurusan hingga level terbawah selambatnya Desember 2019.

Menurut Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat, Konferensi Daerah (Konferda) DPD PDIP Jatim merupakan momentum tepat untuk konsolidasi pemenangan Pilkada serentak tahun 2020.

“Segera bangun struktur sampai tingkat anak ranting dan harus terbentuk akhir tahun ini. Jika tuntas sesuai target, maka mesin partai dan kader sudah siap menghadapi 19 Pilkada serentak di Jatim,” kata mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta tersebut.


Struktur pengurus inti DPD PDIP Jatim telah ditetapkan oleh DPP dan diumukan dalam Konferda di Surabaya, Rabu (24/7/2019). Keputusan ini tertuang dalam surat rekomendasi susunan KSB DPD Jatim nomor 5473/IN/DPP/VII/2019 tertanggal 5 Juli 2019 itu ditandatangani Megawati Soekarnoputri Ketua Umum dan Hasto Kristiyanto Sekjen PDI Perjuangan

Dalam keputusan itu, DPP tetap mempercayakan jabatan Ketua DPD PDIP Jatim kepada Kusnadi, Sekretaris masih dijabat Sri Untari dan Wara Sundari Renny Pramana sebagai Bendahara. Ada satu nama lagi yang menjawab rasa penasaran sejumlah kader PDIP Jatim yakni Whisnu Sakti Buana akhirnya dipercaya sebagai Wakil Ketua Bidang Organisasi.

Sedangkan jabatan Ketua DPC PDIP Surabaya yang ditinggalkan Whisnu telah dilimpahkan DPP kepada Adi Sutarwijono.

Whisnu dalam kesempatan tersebut mengatakan, tugas barunya ini justru memiliki beban yang lebih berat. Karena bidang organisasi di DPD Jatim bertigas mengorganisir seluruh DPD di Jatim.

“Ada 38 kabupaten/kota yang konsolidasinya belum tuntas sampai anak ranting. Itu yang harus kami tuntaskan setelah Kongres (di Bali),” ujarnya.

Whisnu mengakui penyusunan kepengurusan hingga tingkat ranting yang dimandatkan DPP juga akan menjadi tanggung jawabnya. “Setidaknya 3 bulan lah, konsolidasi sampai anak ranting tuntas, sehingga mesin partai sudah siap menghadapi Pilkada 2020,” ujarnya.

Ketua DPD Jatim terpilih Kusnadi mengaku tidak tahu bahwa dirinya dipilih kembali oleh DPP dan Megawati Soekarnoputri menjadi Ketua DPD Jatim periode 2019-2024.

“Kami sendiri tidak tahu, tapi ini suatu kepercayaan dari partai, dari Ibu Ketua Umum,” ujarnya saat jeda Konferda di salah satu hotel di Surabaya.

Kusnadi mengatakan, ke depan dia akan berupaya mempertahankan capaian-capaian DPD Jatim yang dianggap oleh DPP PDI Perjuangan sudah cukup baik. Buktinya, Kusnadi terpilih kembali.

“Kami akan mempertahankan kegotongroyongan ini, kebersamaan ini, sehingga kami bisa meraih kembali apa yang sudah kami peroleh di 2019, baik pilpres maupun pileg. Harapannya ke depan bisa lebih baik,” ujarnya. (im)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here