Tiga bakal pasangan calon Pungkasiadi-Titik Masudah (Putik), Ikfina Fahmawati-Muhammad Al Barra (Ikbar) serta Yoko Priyono-Choirunnisa (Yoni) menyatakan komitmen bersama untuk pelaksanaan Pilkada Kabupaten Mojokerto 2020 di aula Mapolres Kabupaten Mojokerto, Kamis (10/9/2020). secara damai di

IM.com – Tiga bakal pasanga calon (bapaslon) Bupati-Wakil Bupati Mojokerto 2021-2026 menyatakan ikrar bersama untuk mensukseskan Pilkada secara damai dan mematuhi protokol kesehatan. Deklrasi ini digelar di aula Mapolres Kabupaten Mojokerto, Kamis (10/9/2020).

Deklarasi damai tiga pasangan yakni Pungkasiadi-Titik Masudah (Putik), Ikfina Fahmawati-Muhammad Al Barra (Ikbar) serta Yoko Priyono-Choirunnisa (Yoni) disaksikan oleh Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander, Ketua KPU Muslim Bukhori dan Ketua Bawaslu Aris Fahrudin Asy’at.

Bukhori Muslim menjelaskan, pelaksanaan pilkada di tengah pandemi telah diatur secara legal dalam perubahan PKPU No. 10/2020 Tentang Perubahan atas PKPU No. 6/2020 Pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati d/a Wali Kota Dan Wakil Wali Kota Serentak Lanjutan dalam Kondisi Bencana Nonalam Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Peraturan tersebut menjadi landasan untuk melaksanakan pesta demokrasi dengan menerapkan protokol kesehatan ketat dalam tiap tahapan.

“Tahun ini beda. Kita semua wajib mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP), juga kita wajibkan menggunakan APD saat survei ke rumah-rumah untuk mendata,” kata Ketua KPU Muslim Bukhori.


Ketua Bawaslu Kabupaten Mojokerto Aris Fahrudin Asy’at menambahkan, protokol kesehatan wajib dilaksanakan di setiap tahapan untuk mencegah munculnya klaster baru. Pada kesempatan itu, Bawaslu pun, menginformasikan beberapa hal penting terkait tahapan-tahapan pilkada 2020, khususnya tentang perubahan PKPU 10/2020.

“Ada tambahan klausul terkait pelaksanaan kampanye sesuai pasal 58 dan 63. Ketentuan kampanye tatap muka maksimal 50 orang, dan outdor 100 orang dengan jarak yang sudah ditentukan,” jelas Aris.

Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander menguatkan pernyataan Ketua Bawaslu. Ia menegaskan, Polri bersama TNI akan melakukan pengawasan terkait keamanan dan penerapan protokol kesehatan pada kegiatan Pilkada serentak 2020.

“Kita akan menindak sesuai dengan arahan Ketua Bawaslu Kabupaten Mojokerto. Para tokoh politik masing-masing calon diharapkan bisa bersinergi untuk mematuhi protokol kesehatan di pilkada nanti,” tutur Kapolres.

Deklarasi dilanjutkan pembagian masker pada masyarakat di Pasar Legi Mojosari, yang dilakukan bersama-sama oleh para bapaslon.

“Kita hadirkan tiga calon bupati dan wakil bupati, KPU dan Bawaslu untuk membagikan 10 ribu masker dan deklarasi untuk tiga paslon untuk tetap menggelorakan protokol kesehatan dalam rangka pilkada 2020,” ucap Kapolres. (im)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here