Tiga pasangan calon Bupati-Wakil Bupati Mojokerto 2021-2026 menunjukkan nomor urut hasil pengundian. Dari kanan sesuai nomor urut 1 sampai 3: Pasangan Ikfina-Barra (IKBAR), Yoko-Nisa (YONI) dan Pung-Titik.

IM.com – Tiga pasangan cabu-cawabup Mojokerto 2021-2026 telah memiliki nomor urut. Duet Ikfina Fahmawati-Muhammad Al Barra cukup beruntung mendapat urutan 1, Yoko Priyono-Chairun Nisa 2 dan petahana Pungkasiadi yang menggandeng Titik Masudah (Putih) nomor 3.

Nomor urut itu diperoleh ketiga pasangan calon lewat pengundian yang digelar Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Mojokerto di Hotel Grand Whiz Trawas, Kamis (24/9/2020). Proses pengundian diawali dengan pengambilan nomor antrian untuk mengambil nomor urut.

Berdasar nomor urut pendaftaran, pasangan YONI mendapat kesempatan pertama untuk mengambil nomor antrian, disusul IKBAR dan Putih. Dari proses ini, IKBAR memperoleh nomor 1 atau berkesempatan menjadi paslon pertama yang mengambil undian nomor urut.

Duet Putih mendapat urutan kedua dan kesempatan terakhir untuk pengambilan nomor urut adalah YONI. Masing-masing paslon kemudian dipersilahkan mengambil nomor urut sesuai antrian tadi.

Setelah semua cabup mengambil kertas tergulung berisi tulisan nomor urut, KPU baru memberi kesempatan bagi ketiga paslon untuk membuka secara bersamaan. Hasilnya, pasangan IKBAR menunjukkan nomor urut 1 yang diperolehnya, YONI nomor 2 dan Putih nomor 3.

IKBAR tentu sangat bersyukur dan merasa beruntung mendapatkan nomor urut 1. Bagaimanapun, angka keberuntungan itu selalu menjadi idaman kebanyakan paslon di Pilkada maupun Pemilihan Presiden.

“Alhamdulillah kami mendapat nomor satu mulai pengambilan antrian sampai nomor urut paslon. Mudah-mudahan ini menjadi petunjuk dan penyemangat meraih nomor satu menuju Mojokerto Bersatu,” kata Cabup Ikfina Fahmawati.

Strategi kampanye apa yang akan dilakukan dengan nomor urut 1itu? Ikfina menyerahkannya kepada tim pemenangan. Ia hanya meminta agar setiap tahapan pilkada selanjutnya tetap mengedepankan protokol kesehatan.

“Agar pilkada berjalan lancar, masyarakat tetap sehat, jangan sampai muncul klaster penularan Covid-19 akibat kegiatan pilkada ini,” ujar cabup yang juga seorang dokter ini.

Sementara pasangan YONI mengambil hikmah dari perolehan nomor urut 2 . Cabup Yoko Priyono menganggap nomor 2 sebagai simbol kemenangan yang tertaut dengan slogan Mojokerto Hijrah.

“Nomor dua ini pas dengan slogan kita, Mojokerto Hijrah (perubahan),” ujar Yoko.

Mantan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Mojokerto itu mendefinisikan perubahan yang dirumuskan dalam slogan YONI. Salah satunya mendorong UMKM untuk memajukan perekeonomian.

“Saya ingin membuat setiap pemuda di Kabupaten Mojokerto ini menjadi manajer bagi dirinya dan usahanya sendiri melalui program UMKM ini. Sehingga tidak ada kalangan  muda yang menanggur,” tandasnya.

Pasangan terakhir, duet Mas Pung-Mbak Titik juga memberi makna pada nomor urut 3 yang diperolehnya. Cabup Pungkasiadi mengungkapkan, angka 3 yang terbesar dari dua nomor urut lain diharapkan menjadi sinyal perolehan suara terbanyak untuk pasangan Putih.

“Angka 3 ini kan terbanyak, InsyaAlloh suaranya paling banyak,” kata Pungkasiadi.

Makna lain, tambah Pungkasiadi, nomor 3 sesuai dengan jumlah partai pengusung Mas Pung-Mbak Titik. Yakni PKB, PDIP dan PBB.

Selanjutnya, Pungkasiadi akan lebih berhati-hati dalam setiap pergerakan politiknya agar tidak melanggar protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Ia mengaku sudah meminta tim pemenangannya untuk menyusun format kampanye yang sesuai dengan prokes.

“Untuk kampanye pengumpulan massa ada pembatasan, 50 sampai 100 orang paling banyak. Kami juga terus berkoordinasi dengan KPU untuk penerapan protokol kesehatannya,” tegas cabup petahana ini.

Ketiga paslon pun telah sepakat dengan Komisi Pemilihan Umum yang menerapkan sistem zonasi kampanye. Sebanyak 18 kecamatan di Kabupaten Mojokerto dibagi menjadi tiga zona kampanye. Satu zona di wilayah utara Sungai Brantas serta serta dua zona di kawasan selatan sungai masing-masing tujuh kecamatan. (im)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here