Kedai Doa Ayah Kopi di Sidomulyo Gg. VI No.104, Mergelo, Mentikan, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, yang selalu ramai pengunjung.

Oleh : Fera Meilia Ananda Putri*

IM.com – Seiring populernya budaya nongkrong, warung kopi semakin menjamur di Mojokerto dengan aneka rasa dan konsep modern maupun klasik yang khas demi menarik pelanggan. Ada satu tempat kongkow sambil menikmati seduhan kopi yang menawarkan nama unik dan suasana tempat seperti di rumah sendiri yakni Kedai Doa Ayah Kopi.

Kedai Doa Ayah Kopi yang dirintis oleh Mokhammad Syahrir Rahmat Abidin berlokasi di Sidomulyo Gg. VI No.104, Mergelo, Mentikan, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto. Asal usul nama Doa Ayah Kopi ini berasal dari pengalaman pribadi pemilik kedai yang ingin mengapresiasi sosok ayah yang terabaikan.

”Saya ingin mengapresiasi seorang Ayah dan akhirnya mengatasnamakan Doa Ayah karena ayah pasti ikut mendoakan usaha ini. Selama ini yang dilihat banyak orang apapun itu selalu tentang ibu bahkan di Alqur’an pun ibu, ibu, lalu ayah. Sehingga sosok ayah terkesan terabaikan, padahal saya kan juga calon ayah,” katanya sambil tersenyum.


Pria yang akrab disapa Dito baru merintis bisnis warung kopi di tempat itu setahun lalu. Dua tahun sebelumnya, Dito menjalankan usaha warkop ini secara berpindah-pindah dengan hanya menggunakan gerobak sebagai lapaknya.

Dito akhirnya memulai langkah maju dalam usaha dengan membuka Kedai Doa Ayah Kopi. Kendati lokasinya tidak strategis dari sisi pemasaran, karena berada di sebuah gang kecil dan agak tersisip di antara bangunan rumah warga.

Namun warga Perumahan Wikarsa, Desa Banjaragung, Kecamatan Puri itu tak kekurangan ide. Ia membuat kekurangan lokasi keda kopinya yang jauh jadi jalan raya dan kebisingan hilir mudik kendaraan bermotor sebagai kelebihan karena bisa menarik pelanggan yang suka menikmati di tempat yang tenang.

Tak hanya itu, Dito juga menyulap bangunan tua menjadi sebuah kedai dengan konsep seperti warung kopi yang khas milik Kedai Doa Ayah Kopi. Bangunan berwarna coklat berukuran terbilang kecil dengan dinding batu bata ini disulap dengan konsep industrial underground yakni menggunakan material yang berbahan dasar metal dan lantai hanya berbahan semen.

“Karakteristik ruangan memang dibuat seperti belum selesai direnovasi, inilah konsep bangunan industrial underground,” ujar Dito.

Ketika masuk ke dalam, pembeli langsung di suguhkan pemandangan para barista yang sedang meracik kopi dan menyeduh kopi secara langsung. Selain itu, ornamen yang menempel di dinding batu bata menambah kesan unik pada tempat ini.

Menu yang ditawarkan juga cukup beragam. Sajian favorit kedai ini adalah Ice coffee, Kopi Doa Ayah, Kopi Lembur, dan Kopi santai. Serta menu tambahan yang tak kalah menggiurkan seperti Espresso Base, Milk Based, Tea, Manual Brewing dan Signature.

“Menu yang paling favorit di tempat ini lebih ke ice coffe, dari customernya pun penjualan tertinggi hingga saat ini masih ice coffee,” kata Dito.

Selain minuman, ada juga makanan pendamping baik yang berat maupun ringan. Menu crazeebox yang tersedia yakni chicken karage sambel korek, nasi kulit sambel korek, nasi gila telur kulit, dan nasi gila standard.

Sedangkan snack seperti chicken skin, pancong lumer yang ada banyak pilihan toppingnya, dan wedges.

Dewa, salah satu pelanggan yang ditemui di kedai menceritakan dia mengatahui Kedai Doa Ayah Kopi dari story Whatsapp teman-temannya yang pernah nongkrong disini. Karena dilihat cukup menarik, dia pun mulai mencoba ngopi dannongkrong di tempat itu hingga keterusan.

“Saya tau tempat ini dari story teman-teman saya, tempatnya kecil terlihat asik aja gitu. Jadi cocok buat tempat nongkrong anak muda seperti saya ,“ kata Dewa.

Kedai Doa Ayah Kopi ini buka mulai dari pukul 07.00-23.00 WIB bisa dibilang tidak pernah sepi dari pengunjung. Anak-anak muda hingga orang tua sudah bisa menikmati  sajian minuman dan makanan khas di kedai dengan harga sangat terjangkau, mulai dari Rp 8.000- Rp 16.000. (*)

*) Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Islam Majapahit

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here