Di ruang lobi DPRD Kabuopaten Mojokerto perwakilan Aliansi Umat Islam Mojokerto Raya didampingi perwakilan Komisi 1 membacakan pernyataan sikap proses pelaksanaan Pemilu 2024

IM.com – Komisi 1 DPRD Kabupaten Mojokerto menerima audensi elemen masyarakat Mojokerto yang ingin menyampaikan aspirasinya terkait pelaksanaan Pemilu 2024. Belasan perwakilan yang mengatasnamakan aliansi umat Islam Mojokerto Raya ini ditemui Edy Susanto dan Edi Ikhwanto perwakilan Komisi 1 di ruang lantai 1 di Gedung Graha Wichesa DPRD Kabupaten Mojokerto, Basuni, Sooko, (08/03-2024).

Kedatangan puluhan massa Aliansi Umat Islam Mojokerto Raya di Gedung Gedung Graha Wichesa DPRD Kabupaten Mojokerto berjalan damai dan tertib. Belasan personel kepolisian dari Polsek Sooko dipimpin Kapolsek Sooko AKP Suwarso siap siaga mengawal dan mengamankan.

Sebelum ke ruang yang telah disiapkan oleh bagian sekretariat DPRD Kabupaten Mojokerto, puluhan aliansi umat Islam Mojokerto Raya dan Edy Susanto juga Edi Ikhwanto serta kepolisian berunding jumlah perwakilan yang akan masuk ruangan.

Sekitar 15 orang perwakilan aliansi umat Islam Mojokerto Raya masuk dalam ruangan untuk menyampaikan aspirasinya. Dalam ruangan tersebut mereka membacakan pernyataan sikap aliansi umat Islam Mojokerto Raya terhadap proses pelaksanan Pemilu 2024.

Surat pernyataan sikap yang ditanda tangani dan diserahkan kepada DPRD Kabupaten Mojokerto melalui Komisi 1, mereka minta untuk diteruskan ke tingkat jajaran pusat.

Usai menyampaikan aspirasi dan membaca pernyataan sikap, di ruang pertemuan tersebut puluhan aliansi umat Islam Mojokerto Raya melanjutkan pengambilan foto dokumen juga membaca pernyataan sikap di ruang lobi. Edy Susanto berada dalam barisan tersebut seraya memegang surat pernyataan sikap telah diterima DPRD Kabupaten Mojokerto.

Edy Susanto, kepada wartawan mengatakan kedatangan puluhan aliansi umat Islam Mojokerto Raya merupakan bagian demokrasi untuk menyampaikan aspirasinya. Terkait pernyataan sikap yang ada dalam surat, lanjut Edy Susanto sudah ada mekanisme dan prosedurnya. “sebagai wakil rakyat yang adan tingkat kabupaten kami akan meneruskan ke tingkat lebih tinggi melalui mekanisme yang akan ditangani sekretariat dewan,” ujarnya.

Sementara dalam surat pernyataan sikap yang disampaikan aliansi umat Islam Mojokerto Raya menolak hasil pemilu 2024 yang penuh kecurangan dan ketidakadilan intervensi dan intimidasi dan pengancaman. (uyo)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini