Kepala BKPP Kabupaten Mojokerto, Susantoso, optimis SENOPATI bisa berjalan dengan baik dan lancar

IM.com – Pemerintah Kabupaten Mojokerto melalui Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP), sukses meraih penghargaan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) Kategori Pelayanan Kepegawaian Terbaik Tahun 2017, pada Kriteria Implementasi Sistem Aplikasi Pelayanan Kepegawaian (SAPK) Organisasi Perangkat Daerah Pengelola Kepegawaian Tipe B.

Penghargaan tersebut diterimakan kepada Sekretaris BKPP Kabupaten Mojokerto, Hevi Maida Laily, Senin (10/7) di Kantor BKN Regional II, Surabaya. Penghargaan ini sendiri diberikan bertepatan acara ulang tahun BKN ke-69 dan ulang tahun BKN Kantor Regional II Surabaya ke-33.

Untuk diketahui, Maret dan April 2017 BKPP Kabupaten Mojokerto telah mempresentasikan inovasi pelayanan kepegawaian Kabupaten Mojokerto, di hadapan Tim BKN dan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Timur untuk kategori Perencanaan Formasi, Pelayanan Pengadaan dan Implementasi Penilaian Kinerja.

Dalam mendukung sistem kepegawaian yang terintegrasi antara BKN dengan Kabupaten/Kota, BKPP Kabupaten Mojokerto juga aktif memanfaatkan SAPK BKN. Beberapa pelayanan administrasi kepegawaian yang dapat diproses misalnya, pengadaan CPNS, kenaikan pangkat, pensiun dan mutasi antar daerah.


Selain itu, BKPP Kabupaten Mojokerto juga sukses melaksanakan pendataan ulang PNS secara elektronik (e-PUPNS) yang terintegrasi dengan SAPK. Guna mewujudkan validitas data PNS, BKPP Kabupaten Mojokerto melakukan rekonsiliasi data dan updating data dengan BKN melalui SAPK secara berkala.

Telah banyak inovasi pengelolaan dan pelayanan administrasi kepegawaian yang dilakukan BKPP Kabupaten Mojokerto. Salah satu yang cemerlang yakni program unggulan “SENOPATI” Majapahit (Sistem Pengelolaan dan Pelayanan Kepegawaian Berbasis Teknologi Informasi).

Tujuan diluncurkannya inovasi “SENOPATI” adalah untuk membangun sistem informasi yang terpadu dan terintegrasi dalam seluruh proses pengelolaan dan pelayanan kepegawaian. Beberapa aplikasi yang sudah dibangun dan diimplementasikan antara lain SIMPEG Online, E-Presensi, SIMARTA (Arsip Digital) dan SIMMUTASI.

Pada tahun anggaran 2017 akan dikembangkan SIMPEG Online berbasis personal (E-Personal), dalam aplikasi e-personal setiap PNS akan diberikan akses untuk dapat memonitor data-data kepegawaiannya serta melakukan updating secara langsung.

Ke depannya nanti, PNS dapat mengakses e-personal melalui komputer, laptop maupun smartphone. Inovasi Sistem Informasi Kepegawaian “SENOPATI” akan terus dikembangkan sesuai dengan masterplan pengembangan teknologi informasi BKPP Kabupaten Mojokerto dengan mempertimbangkan prioritas kebutuhan dalam rangka mewujudkan pelayanan prima di bidang kepegawaian.

Kepala BKPP Kabupaten Mojokerto, Susantoso, optimis SENOPATI bisa berjalan dengan baik dan lancar. “SENOPATI harus bisa dilaksanakan dengan baik, demi terwujudnya pelayanan prima di bidang Kepagawaian,” kata Susantoso.

Penyebutan nama “SENOPATI” sendiri didasarkan pada tata militer pada masa pemerintahan kerajaan Majapahit. Dimana seorang senopati, berperan sebagai kepala pasukan tentara kerajaan. Senopati di era sekarang setara Komandan Batalyon, ibaratnya BKPP Kabupaten Mojokerto adalah leading sektor (komandan) dalam hal urusan manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN).

Dalam menjalankan tugas dan fungsinya, BKPP bertanggung jawab kepada bupati selaku Pejabat Pembina Kepegawaian, melalui Sekretaris Daerah sebagai atasan langsung. Sehingga bisa diibaratkan level seorang Senopati setara dengan kedudukan BKPP Kabupaten Mojokerto. (ika/uyo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here