Jambanisasi TMMD Desa Jembul, Selesai 14 Dari Target 18 Unit
Program TNI Manunggal Membangun Desa ke-102 tahun 2018 yang dilaksanakan Kodim 0815 Mojokerto di Desa Jembul Kecamatan Jatirejo Kabupaten Mojokerto adalah membantu warga miskin untuk membuatkan jamban

IM.com – Membangun jamban bagi rumah tangga yang belum memiliki jamban bertujuan agar masyarakat memiliki tingkat kesadaran dan pemahaman tentang pentingnya membuang hajat di jamban serta mendidik masyarakat desa agar mementingkan kesehatan. Dengan masyarakat yang sehat mereka dapat mengakses pekerjaan dan memiliki kesempatan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya menjadi sejahtera.

Keberadaan jamban di Indonesia menurut data Bank Dunia tahun 2010 sekitar 22%. Secara nasional, untuk daerah perkotaan yaitu 79 % dan untuk daerah pedesaan 49%. Sebagian besar pembuangan tinja masih dilakukan ke sungai atau mempergunakansumur galian yang tidak memenuhi persyaratan sehingga mencemari air tanah.

Namun menurut Laporan Triwulan Perkembangan Perekonomian Indonesia edisi Juni 2017 dari Bank Dunia, Perekonomian Indonesia memasuki tahun 2017 dengan pijakan yang kuat, dibantu oleh lingkungan global yang lebih mendukung dan kondisi fundamental dalam negeri yang membaik.

Pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) adalah nilai pasar semua barang dan jasa yang diproduksi oleh suatu negara pada periode tertentu, secara riil negara ini diproyeksikan meningkat dari 5,2 persen tahun 2017 menjadi 5,3 persen pada tahun 2018.


Sungguhpun begitu, di sebagian daerah masih didapati warga miskin yang belum mampu memenuhi kebutuhan standar hidup sehat, yakni belum memiliki jamban yang selayaknya.

Kaitan yang lebih mendalam dalam indikator kemiskinan yang dirilis BPS menyebutkan bahwa salah satu indikator kemiskinan adalah tidak adanya sarana pembuangan air besar atau jamban. Maka adanya program jabanisasi dimaksudkan dengan pemberian jamban dapat mengurangi indikator kemiskinan tersebut.

Sehubungan dengan pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-102 tahun 2018 yang dilaksanakan oleh Kodim 0815 Mojokerto di Desa Jembul Kecamatan Jatirejo Kabupaten Mojokerto adalah membantu warga miskin untuk membuatkan jamban.

Memasuki hari ketigabelas progres pekerjaan sasaran fisik maupun non fisik menunjukkan grafisikasi meningkat. Diantaranya pembangunan jamban bagi keluarga miskin dari 18 unit yang diproses sejak Pra TMMD telah diselesaikan 14 jamban yang tersebar di empat RT di kawasan Jembul. Para penerima bantuan jamban adalah buruh tani.

Komandan SSK TMMD Kapten Inf Desto Jumeno menjelaskan, saat dikonfirmasi di lokasi kegiatan, Minggu (22/07/2018), menuturkan, kedelapan belas unit jamban yang dibangun tersebar di dua RW dan empat RT. Terinci, satu unit di wilayah RT 01 RW 02, empat unit di wilayah RT 02 RW 01, empat unit di wilayah RT 03 RW 02 dan sisanya sebanyak 9 unit berada di wilayah RT 04 RW 02.

Hingga Minggu (22/07/2018), Satgas TMMD merampungkan 14 unit jamban keluarga dari 18 unit jamban yang dibangun. Keempatbelas jamban yang sudah mencapai kondii 100 persen tersebut, 4 unit berada di wilayah RT 02 RW 01, kemudian di wilayah RT 03 sebanyak 4 unit dan di wilayah RT 04 sebanyak 6 unit, terangnya.

Sementara masih ada 4 unit jamban yang kondisinya baru mencapai 50 %, berada di wilayah RT 04 sebanyak 3 unit dan 1 unit di wilayah RT 01. Saat ini pengerjaan masih berlangsung dan diperkirakan pada pekan depan akan tuntas semuanya, ungkap Komandan SSK.

Komaril (32), warga RT 04 RW 02, salah seorang penerima bantuan jamban saat ditemui menyampaikan sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan. (dim/uyo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here