Capture video mesum berdurasi 1 menit, 21 detik yang disebar pemeran pria FR, asal Desa Temon, rowulan Mojokerto.

IM.com – Kepolisian Resor (Polres) Mojokerto tetap melanjutkan proses hukum terhadap FR (22), pemeran pria dan penyebar video mesum ‘Jatirejo Bergoyang’. Penegasan ini menyusul permintaan dari pihak keluarga pelaku asal Desa Temon, Kecamatan Trowulan itu agar kasus ini diselesaikan secaa kekeluargaan.

Bagi pihak kepolisian, upaya damai yang sedang diupayakan keluarga FR tidak bisa menghentikan proses hukum kasus penyebaran video mesum.

“Ini kan kasus Pornografi yang bukan delik aduan. Jadi proses hukum tetap berjalan meskipun laporan dicabut,” tandas Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Muhammad Solikhin Fery, Selasa (22/1/2019).

Menurut Fery, pencabutan laporan karena kesepakatan damai bisa menghentikan penyidikan dalam kasus pencemaran nama baik atau perkara delik aduan. Fery menambahkan, kesepakatan damai dalam kasus yang bukan delik aduan hanya akan menjadi pertimbangan hakim saat membuat putusan.


Saat ini, polisi masih memburu FR yang kabur usai menyebar video mesum dengan mantan pacarnya, warga Kecamatan Jatirejo. Tim pemburu nampaknya mash kesulitan melacak keberadaan FR.  

“Kami kehilangan jejak, pengejaran di berbagai kota di Jatim dan Jateng belum ada hasil,” ujar Fery. (Baca juga: Penyebar Video ‘Jatirejo Bergoyang’ Belum Tertangkap, Pemeran Perempuan Bisa Jadi Tersangka).

FR dilaporkan oleh mantan kekasihnya ke Polres Mojokerto, Minggu (13/1/2019). Pelapor yang juga pemeran wanita dalam video mesum itu melaporkan FR sebagai penyebar video mesum mereka melalui facebook dan WhatsApp.

Belakangan, ada upaya dari pihak keluarga FR untuk menyelesaikan kasus ini secara kekeluargaan. Inisiatif menempuh jalur damai itu diungkapkan Kepala Desa Temon, Kecamatan Trowulan, Sunardi.


“Orang tuanya minta tolong supaya anaknya (FR) dicari, kalau ketemu akan dilamarkan dengan si perempuan,” kata Sunardi, Selasa (22/1/2019).

Jika FR berhasil ditemukan, pihak perangkat Desa Temon berencana mempertemukan kedua pihak keluarga. Sunardi menegaskan, keluarga FR siap melamar dan menikahkan sejoli tersebut.

“Harapan kami kasus ini bisa didamaikan, pihak si perempuan bersedia berdamai lalu mencabut laporannya,” ungkapnya.

Tetapi tujuan ini agaknya sulit dicapai. Pasalnya, beredar kabar yang menyebutkan bahwa pihak gadis sebelumnya justru telah memutuskan hubungan dengan FR.

Putusnya hubungan ini yang diduga kuat membuat FR sakit hati dan menyebarkan video mesumnya dengan dara berusia 19 tahun itu. (Baca: Pemeran Pria Kabur Setelah Sebar Video Mesum Trowulan).

Ada dua video yang disebar FR. Masing-masing berdurasi 1 menit, 21 detik dan 15 detik yang direkam sendiri oleh FR saat mereka berhubungan badan di kamar pelaku.


Video pertama mempertontonkan menunjukkan si gadis sedang berhubungan intim dengan FR. Sementara video kedua hanya nampak si gadis sedang meremas buah dadanya. (tik/im)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here