Upacara Korp Raport Kenaikan Pangkat Pengabdian Ipda Ida dipimpin Kapolresta Mojokerto AKBP Wiwit Adisatria, Senin (5/9/2022).

IM.com – Mimpi Ida Susianah mencapai pangkat perwira akhirnya terwujud setelah 38 tahun karirnya sebagai Anggota Polri tanpa cacat. Sosok Polwan yang menjabat Ps. Panit II Sat Binmas Polsek Prajurit Kulon Polresta Mojokerto itu kini resmi promosi level dari Aiptu menjadi Ipda.

Kenaikan pangkat itu sebagai penghargaan institusi Polri kepada Ipda Ida Susianah atas Pengabdiannya tanpa noda. Upacara Korp Raport Kenaikan Pangkat Pengabdian Ipda Ida dipimpin Kapolresta Mojokerto AKBP Wiwit Adisatria dan disaksikan PJU dan Pama, Bintara dan ASN serta  Perwakilan Polsek jajaran Lapangan  Apel “Maha Patih Gajah Mada, Senin (5/9/2022)

“Momentum ini hendaknya juga digunakan untuk merenungkan, serta melakukan berbagai koreksi atas pengabdian yang selama ini telah kita bhaktikan kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia selama ini masih terdapat kekurangan atau kelemahan maka di masa yang akan datang perlu dilakukan perbaikan Kinerja masing-masing individu anggota Polri khususnya anggota Polresta Mojokerto,” kata Kapolresta Mojokerto AKBP Wiwit.

Pada kesempatan itu pula, Kapolresta mengaku bangga atas prestasi para personel Polri maupun ASN di institusinya selama menjalankan tugas di Korps Bhayangkara. Menurutnya, hal itu tidak hanya membawa nama baik Polresta Mojokerto, tetapi juga Polda Jatim dan institusi Polri secara keseluruhan.


“Ucapan Selamat dan terimakasih atas dedikasi dalam tugas tanpa adanya pelanggaran selama 38 tahun, layak mendapatkan pangkat pengabdian oleh Kapolri,” ucapnya.

Sementara Ipda Ida Susianah mengucap syukur dan  berterimakasih kepada Pimpinan Polri atas penghargaan yang dia terima. Ia mengatakan, dirinya resmi naik pangkat terhitung sejak 1 September 2022 berdasarkan Kep Kapolri: Nomor Kep 755 VI 2022 tanggal 17 Juni 2022.

“Saya sangat bersyukur dan berterimakasih kepada Bapak Kapolri karena yang telah menaikkan pangkat Penghargaan kepada saya. Kebanggaan bagi saya bisa mendapat Pangkat pengabdian dan jadi teringat dengan Almarhum suami saya (sambil menetes air mata), Meskipun pangkat ini dipakai 3 bulan kedepan, akan tetapi bisa dibuat contoh untuk 5 orang anak saya dan 9 orang cucu,” tutur Ipda Ida.

 

Ipda Ida menceritakan perjalanan karirnya menjadi anggota Polri tidak benar-benar mulus. Ia mengaku pernah gagal 3 kali dalam seleksi.

“Kepada generasi penerus khususnya Polwan agar mengejar cita-cita menjadi diri yang berguna bagi keluarga, Kesatuan dan masyarakat dilingkungan tempat tinggalnya. Serta jangan membuat kesalahan fatal yang merugikan dirinya sendiri,” pesan Ipda Ida di rangkaian Hari Jadi Polwan ke-74.

Sementara itu, Kasi Humas Polresta Mojokerto IPTU MK Umam, Upacara Korps Raport Kenaikan Pangkat Pengabdian ini, bukanlah kegiatan seremonial biasa, tetapi hendaknya dilihat maknanya, karena kenaikan pangkat pengabdian merupakan penghargaan atau reward yang diberikan oleh pimpinan Polri

“Tentunya berdasarkan Prestasi Kerja pengabdian yang terus-menerus tetapi tidak pernah melakukan pelanggaran disiplin maupun pidana selama melaksanakan tugas sebagai anggota Polri dengan melalui suatu proses yang panjang sehingga saudara yang telah ditetapkan oleh pimpinan Polri pantas dan tetap mendapatkan kenaikan pangkat pengabdian setingkat lebih tinggi,” Jelas Iptu MK Umam. (im)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here