
inilahmojokerto.com – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap V di Dusun Penowon, Desa Jambuwok, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, terus menunjukkan progres positif. Hingga Senin (10/8/2026), pembangunan infrastruktur penghubung tersebut telah mencapai sekitar 92 persen.
Jembatan ini menjadi salah satu infrastruktur penting bagi masyarakat Desa Jambuwok dan wilayah sekitarnya. Kehadirannya diharapkan dapat memperbaiki konektivitas antarwilayah sekaligus mempermudah aktivitas warga, terutama dalam bidang sosial dan ekonomi.
Di lokasi pembangunan, personel TNI bersama masyarakat masih melakukan sejumlah pekerjaan penyelesaian. Salah satu bagian yang progresnya cukup signifikan adalah pemasangan gelagar menggunakan baja Wide Flange yang telah mencapai sekitar 85 persen.
Sementara itu, pekerjaan lantai beton jembatan dan rambatan jalan kini berada di kisaran 50 persen. Tahapan tersebut meliputi pembesian, pemasangan bekisting hingga pengecoran beton yang dilakukan secara bertahap.
Pasiter Kodim 0815/Mojokerto Kapten Inf Budiyono mengatakan percepatan pembangunan terus dilakukan karena keberadaan jembatan tersebut sangat dibutuhkan untuk menunjang mobilitas masyarakat.
“Kami terus melakukan percepatan pada bagian-bagian yang masih dalam proses, khususnya lantai beton, rambatan jalan dan beberapa pekerjaan penyelesaian lainnya. Seluruh personel yang terlibat bekerja secara bersama-sama agar pembangunan ini dapat segera rampung dan dimanfaatkan masyarakat,” ujarnya.
Jembatan Perintis Garuda memiliki panjang sekitar 75 meter dengan lebar 2 meter dan membentang di atas sungai yang memiliki lebar kurang lebih 35 meter. Kondisi tersebut menjadi salah satu tantangan dalam proses pembangunan, terutama pada pengerjaan struktur jembatan dan lantai beton.
Budiyono menegaskan, percepatan pembangunan tetap dilakukan dengan memperhatikan aspek kualitas dan keamanan. Menurutnya, ketelitian dalam setiap tahapan menjadi hal penting agar jembatan dapat digunakan masyarakat secara aman setelah seluruh pekerjaan selesai.
“Kami tetap mengutamakan kualitas dan keamanan dalam setiap tahapan pekerjaan. Percepatan bukan berarti mengabaikan ketelitian. Harapannya, setelah selesai nanti jembatan ini benar-benar memberikan manfaat dan menjadi akses yang aman bagi masyarakat,” katanya.
Dengan progres yang telah mencapai 92 persen, pembangunan Jembatan Perintis Garuda Jambuwok kini memasuki tahap akhir. Penyelesaian proyek tersebut diharapkan semakin memperkuat aksesibilitas masyarakat Desa Jambuwok dan wilayah penerima manfaat.
Tak hanya mempermudah mobilitas warga, jembatan tersebut juga diharapkan membuka akses yang lebih baik untuk mendukung aktivitas sosial serta menggerakkan kegiatan ekonomi masyarakat.
Infrastruktur ini diproyeksikan memberikan manfaat bagi sekitar 6.500 jiwa atau 2.967 kepala keluarga di wilayah penerima manfaat. Kehadiran jembatan diharapkan menjadi bagian dari upaya memperkuat konektivitas dan mendukung pembangunan kawasan perdesaan di Kabupaten Mojokerto.









































