IM.com – Kepala Staf Kodim 0815 Mojokerto Mayor Inf Nuryakin, S.Sos memberikan pembekalan Wawasan Kebangsaan kepada 39 orang Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) Kemenkumham RI Lapas Kelas II B Mojokerto Jalan Taman Siswa Nomor 10 Kota Mojokerto, Rabu (07/02/2018).

Materi bertajuk “Peran Aparat Pemerintah Dalam Menciptakan Ketahanan Nasional”, menegaskan bahwa Kemerdekaan Republik Indonesia yang diproklamasikan pada 17 Agustus 1945 bukanlah hadiah atau pemberian Belanda. Namun atas perjuangan seluruh komponen bangsa.

“Setelah Indonesia merdeka, apa yang harus dilakukan oleh anak bangsa, tentunya menjaga eksistensi dan keberlangsungan Republik tercinta ini,” tandasnya.

Eksistensi Negara Indonesia, lanjut Kasdim, dipengaruhi oleh negara-negara lainnya di dunia, perang yang terjadi di belahan dunia 70% dipengaruhi perebutan sumber energi. Energi tidak bisa diperbaharui namun bisa digantikan seperti minyak, batu bara dan lain-lain dapat digantikan dengan energi hayati yang dihasilkan tumbuh-tumbuhan.


“Indonesia terletak di khatulistiwa, merupakan negara ekuator yang memungkinkan tumbuh tanaman pengganti energi tak terbarukan”, papar Kasdim

Posisi Indonesia ini, menjadi daya tarik bagi negara lain untuk menguasai Sumber Daya Alam (SDA). Untuk menguasai SDA yang dimiliki Indonesia, negara lain tidak harus melancarkan serangan militer secara langsung, namun dapat menghancurkan dari dalam Indonesia sendiri melalui Proxy War atau Perang Proxy, yaitu perang dalam segala aspek berbangsa dan bernegara dengan memanfaatkan Ipoleksosbud Hankam, jelas Kasdim.

Sebagai warga negara yang baik, kita harus mengantisipasi terjadinya Proxy War yang sudah berlangsung saat ini terlepas disadari atau tidak. Seluruh warga negara berhak dan wajib dalam upaya bela negara, bela negara ini merupakan amanat konstitusi, sebagaimana diatur dalam Pasal 27 ayat 3 dan Pasal 30 ayat 1 UUD 1945, tandasnya.

Masih tutur Kasdim, Calon ASN Kemenkumham RI yang akan ditempatkan di Lapas Kelas II B Mojokerto juga dituntut dan wajib dalam upaya bela negara sesuai peran dan fungsinya yaitu melaksanakan pembinaan terhadap warga binaan, sehingga setelah keluar dari Lapas tidak kembali berbuat kriminal. “Namun tentunya sebagai insan yang akan melaksanakan pembinaan, maka diri kita terlebih dahulu yang harus disiapkan agar dapat memberi contoh tauladan,” pungkasnya.

Selain materi Wasbang, para Calon ASN ini juga menerima pembekalan materi kedisiplinan berupa PBB dari anggota Kodim 0815 Mojokerto Pelda Haryanto dan Serma Sofiul dari Koramil 0815/19 Magersari selama lima hari kerja.

Pada kesempatan tersebut, Kasi Kamtib Lapas Kelas II B Mojokerto, Sudarso mewakili Ka Lapas, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kodim 0815 Mojokerto, atas perkenannya Kasdim untuk hadir dan memberikan pembekalan bagi Calon ASN Kemenkumham RI (Lapas Kelas II B Mojokerto) dalam rangka orientasi lapangan.

Para Calon ASN ini, rata-rata merupakan lulusan SMA dan sebagian kecil Sarjana, mereka sudah melaksanakan orientasi di dua wilayah yaitu Surabaya dan Mojokerto, Insyaallah penempatannya di LP Mojokerto ini, tukasnya.

Nampak hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain Kaur Umum Lapas Klas II B Mojokerto Tjatur Lesmono, SH., Kepala Keamanan LP Klas II B Mojokerto Bowo, dan Peserta Orlap Calon ASN. (dim/uyo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here