Kepala Dinkes Kabupaten Mojokerto memberikan penghargaan kepada Nanda Hasan Sholikin sebagai PPTK terbaik pada proyek di Dinkes Kabupaten Mojokerto.

IM.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mojokerto melipatgandakan jumlah tenaga maupun peralatan medis di daerah rawan kecelakaan lalu lintas selama musim libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2018. Para tenaga medis itu akan disebar di 7 pos pantau yang telah disiapkan Dinkes.

Setiap pos terdiri atas tiga tenaga medis, salah satu diantaranya merupakan dokter. Selain itu Dinkes juga menyiagakan kendaraan ambulan dan relawan medis di setiap pos.

“Untuk daerah yang rawan kita lipat gandakan jumlahnya. Dan juga Rumah sakit sebagai rujukan disekitar pacet juga kita siapkan untuk siaga,” kata Kepala Dinas Kesehatan Mojokerto Didik Chusnul Yakin, usai memimpin apel dihalaman Kantor Dinkes, Selasa (18/12/2018). Apel ini diikuti seluruh Kepala Puskesmas, dan tenaga medis se-Kabupaten Mojokerto.

Dalam apel kesiapan itu, ambulan seluruh puskesmas yang ada di Kabupaten Mojokerto dihadirkan. Satu persatu kelengkapan ambulan diperiksa secara detail Kadinkes didampingi sejumlah Kepala Bidang.


“Penambahan personil untuk siaga natal dan tahun baru ini tidak mempengaruhi pelayanan kesehatan untuk masyarakat secara reguler. Karena kita juga melibatkan tenaga medis dari sejumlah Puskesmas Pembantu sekitar,” tandas Didik Chusnul Yakin lagi.

Dalam siaga posko ini, setidaknya Dinkes menugaskan 63 orang tenaga medis. Mereka bertugas model shift tiga kali aehari dan tersebar di tujuh posko.

“Daerah yang rawan bencana maupun dekat obyek wisata menjadi atensi dari petugas kita,” ujarnya.

Langkah ini merupakan program Dinkes untuk memberi pelayanan optimal penanganan kesehatan pada libur natal dan tahun baru 2019.

“Untuk Kabupaten Mojokerto ini, wilayah Pacet dan Trawas yang masuk kawasan rawan, kita lipat gandakan petugas dan peralatan medis di kawasan itu,” demikian Kadinkes Kabupaten Mojokerto.

Selain cek kesiagaan, dalam apel itu juga Kadinkes memberika penghargaan kepada beberapa petugas kesehatan pada Dinas Kesehatan. Salah satu diantaranya yakni penghargaan kepada Nanda Hasan Sholikin sebagai PPTK terbaik pada proyek di Dinkes Kabupaten Mojokerto. (im)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here