Bupati Mojokerto mengecek kesiapan sarana tempat cuci tangan di SDN 1 Sooko dan SMPN 1 Sooko, sebagai syarat penyelenggaraan sekolah tatap muka seusai protokol kesehatan.

IM.com – Kabupaten Mojokerto siap menyelenggarakan kembali sekolah tatap muka. Sarana prasarana dan prosedur sesuai standar protokol kesehatan dipastikan telah tersedia.

Kesiapan sekolah melaksanakan kegiatan belajar tatap muka itu dipastikan oleh Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati dalam sidak di SDN 1 Sooko dan SMPN 1 Sooko, Senin (29/3/2021) pagi. Bupati didampingi Pj. Sekdakab Didik Chusnul Yakin serta Kepala Dinas Pendidikan Zainul Arifin.

Dalam sidak itu, Bupati Ikfina secara cermat memantau seluruh sarpras sesuai prosedur prokes anti Covid-19. Mulai pengecekan suhu tubuh, tempat cuci tangan dengan air mengalir beserta jalur antrinya, batas area pengantar dan penjemput siswa, ruang kelas, hingga toilet.

“Pengecekan ini untuk memastikan apakah sarpras sekolah sudah memenuhi semua standar protokol kesehatan. Prosedurnya juga begitu. Kita ingin pembelajaran tatap muka nantinya lancar. Dari yang ada, sepertinya yang perlu diperhatikan adalah tempat sarana cuci tangan lengkap dengan sabun dan air mengalir. Siswa akan sering cuci tangan, jadi fasilitas ini benar-benar harus rutin dirawat,” kata Bupati Mojokerto pagi.


Pemberlakuan belajar tatap muka di Kabupaten Mojokerto sendiri, direncanakan menggunakan metode hybrid atau campuran. Yakni 50 persen kelas tatap muka dan 50 persen lagi kelas daring. Dinas Pendidikan juga akan membekali para siswa didik dengan dua masker kain per orang sebagai salah satu alat pelindung diri. (im)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here