Gathering Badan Usaha BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto di Hotel Sunrise, Selasa (7/7/2026). Bupati Al Barra menyerahkan penghargaan kepada sejumlah badan usaha yang dinilai aktif mendukung kepesertaan JKN.

inilahmojokerto.com – Komitmen Pemerintah Kabupaten Mojokerto dalam memperluas perlindungan kesehatan bagi masyarakat terus diperkuat.

Salah satunya melalui sinergi dengan BPJS Kesehatan yang selama ini menjadi tulang punggung pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra saat menghadiri Gathering Badan Usaha BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto di Hotel Sunrise, Selasa (7/7/2026).

Dalam kegiatan itu, Bupati Al Barra menyerahkan penghargaan kepada sejumlah badan usaha yang dinilai aktif mendukung kepesertaan JKN.

Keberadaan BPJS Kesehatan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Kabupaten Mojokerto, terutama sejak daerah ini masuk dalam program Universal Health Coverage (UHC).

Program tersebut dinilai mampu memastikan akses layanan kesehatan bagi masyarakat semakin luas dan terjangkau.

“BPJS Kesehatan sangat membantu masyarakat kami. Banyak warga yang merasakan langsung manfaatnya, terlebih Kabupaten Mojokerto telah masuk dalam prioritas UHC,” ujar Al Barra.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada BPJS Kesehatan dan kalangan dunia usaha yang dinilai konsisten menjalankan kewajiban kepesertaan JKN bagi para pekerja.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, BPJS Kesehatan, dan pelaku usaha menjadi faktor penting dalam memperkuat jaminan kesehatan bagi masyarakat.

Data Pemkab Mojokerto menunjukkan, hingga saat ini terdapat 1.068 badan usaha yang telah terdaftar sebagai peserta JKN.

Jumlah tersebut terdiri atas 139 perusahaan skala besar, 232 perusahaan skala menengah, dan 697 usaha skala mikro.

“Capaian ini menunjukkan tingginya kepedulian dan komitmen pelaku usaha dalam mendukung pembangunan sektor kesehatan serta perlindungan bagi tenaga kerja,” katanya.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto Titus Sri Hardianto menjelaskan, gathering tersebut merupakan bentuk apresiasi kepada badan usaha yang aktif mendukung Program JKN di wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto yang meliputi Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Jombang, dan Kota Mojokerto.

Sebanyak 300 perwakilan badan usaha hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka merupakan perusahaan yang selama ini aktif dalam kepesertaan JKN bagi karyawannya.

“Kegiatan ini sebagai bentuk apresiasi kepada badan usaha yang telah mendukung pelaksanaan Program JKN. Karena keterbatasan tempat, kali ini kami mengundang sekitar 300 badan usaha,” jelas Titus.

Dalam kesempatan itu, BPJS Kesehatan juga memaparkan capaian tingkat kepuasan peserta yang mengalami peningkatan.

Indeks kepuasan peserta tercatat naik dari 92,1 pada 2024 menjadi 92,9 pada 2025.

Selain itu, tingkat kepesertaan aktif JKN di wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto juga menunjukkan angka yang cukup tinggi.

Kabupaten Mojokerto tercatat memiliki tingkat peserta aktif sebesar 83,96 persen, lebih tinggi dibanding Kabupaten Jombang yang berada di angka 70,52 persen.

Sementara Kota Mojokerto menjadi yang tertinggi dengan capaian 95,32 persen.

Angka tersebut menunjukkan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat dan dunia usaha terhadap pentingnya perlindungan kesehatan melalui Program JKN.

6

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini