
inilahmojokerto.com – Musibah kebakaran yang melanda rumah pasangan Kaspan dan Misri, warga Desa Sidorejo, Kecamatan Jetis, sempat membuat keluarga tersebut kehilangan tempat tinggal yang layak.
Kini, harapan baru hadir setelah rumah mereka dibangun kembali melalui program Rumah Tinggal Layak Huni (Rutilahu) Pemerintah Kabupaten Mojokerto.
Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra menyerahkan secara langsung bantuan pembangunan rumah tersebut pada Rabu (8/7-2026) sore.
Penyerahan dilakukan bersama jajaran Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (DPRKP2), Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Mojokerto, serta Perumdam Mojopahit Mojokerto.
Rumah yang sebelumnya rusak akibat kebakaran sekaligus masuk kategori tidak layak huni itu kini telah berdiri kembali dengan kondisi yang lebih aman dan nyaman untuk ditempati.
Bupati Al Barra menjelaskan, pembangunan rumah tersebut merupakan hasil sinergi antara Baznas Kabupaten Mojokerto dan Perumdam Mojopahit Mojokerto melalui skema pembiayaan bersama.
Kolaborasi lintas lembaga itu menjadi salah satu langkah percepatan penanganan rumah tidak layak huni di wilayah Kabupaten Mojokerto.
Menurutnya, program Rutilahu tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik rumah, tetapi juga menjadi upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Pemkab Mojokerto, kata dia, masih terus memetakan rumah-rumah tidak layak huni yang akan diperbaiki secara bertahap.
“Masih ada sejumlah rumah tidak layak huni yang menjadi perhatian pemerintah daerah. Program ini akan terus berjalan agar masyarakat memiliki tempat tinggal yang aman, sehat, dan nyaman,” katanya.
Pemkab Mojokerto berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga sosial, dan badan usaha daerah dapat terus diperkuat guna mempercepat penanganan rumah tidak layak huni sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di berbagai wilayah









































