Tim gabungan Basarnas, TRC BPBD Mojokerto dan unsur relawan menerjunkan puluhan personil dan tiga perahu karet pada hari kedua, Kamis (18/3/2021) pencarian korban asal Dusun Genengan, Desa Randugenengan, Kecamatan Dlanggu, yang tenggelam saat mancing di danau bekas Galian C, Dusun Kretek, Desa Baureno, Kecamatan Jatirejo.

IM.com – Hari kedua upaya pencarian pemancing tenggelam di danau bekas galian C Desa Baureno, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, Kamis (18/3/2021), belum membuahkan hasil. Korban M Ma’ruf (35), sulit ditemukan mengingat luasnya area pemancingan mencapai 3 hektar di tengah persawahan.

Pada pencarian hari kedua ini, Basarnas bersama Team Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Mojokerto dibantu relawan menerjunkan puluhan personil untuk menemukan jasad korban. Tim pencari menyisir danau seluas 3 hektar menggunakan perahu karet dan melakkan teknik ombak buatan.

Namun hingga Kamis sore, pemancing asal Dusun Genengan, Desa Randugenengan, Kecamatan Dlanggu, Mojokerto itu belum berhasil ditemukan. Mengingat kondisi yang sudah gelap, penacarian dihentikan sementara dan dilanjutkan pada Jumat besok.

“Basarnas sudah menerjunkan tiga perahu, tetapi korban belum dapat ditemukan. Pencarian dilanjut besok pagi,” kata Kapolsek Jatirejo, AKP Hendro Susanto.

Korban M Ma’ruf, tenggelam saat membetulkan kail pancing yang tersangkut di dalam danau bekas galian C Desa Baureno, Kecamatan Jatirejo, Rabu (17/3/2021). Pemancing lain di dekat korban sempat berupaya menolong, tapi gagal. (Baca: Warga Dlanggu Tenggelam Saat Mancing di Kolam Bekas Galian C).

Sementara sepeda motor Suzuki Shogun nopol S 2450 QE, payung warna ungu dan juga serta tas ransel berisikan celana jeans milik korban serta alat pancing yang tertinggal di lokasi sudah diamankan petugas. (im)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here